Suka Foto Makanan? Psikolog Ungkap 5 Karakter para Foodies
Makanan

Suka Foto Makanan? Psikolog Ungkap 5 Karakter para Foodies

Koranriau.co.id-

Jakarta

Banyak foodies yang senang memotret makanannya sebelum disantap. Ternyata, menurut psikolog, ada makna di balik kebiasaan memotret makanan.

Tren makanan tak hanya memunculkan kuliner viral yang banyak diburu, tapi juga kebiasaan memotret makanan sebelum dinikmati. Hal ini seolah menjadi ritual wajib bagi para milenial dan Gen-Z untuk ‘memberi makan’ media sosial mereka.

Menilik dari sisi psikologi, ada beberapa makna yang dapat diartikan dari rutinitas memotret makanan sebelum dimakan. Hal ini diungkapkan melalui laman VegOut.mag.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: 5 Tips Jajan Nyaman di PRJ 2025, Siapkan Uang Tunai!

Berikut 5 arti kebiasaan memotret makanan menurut psikolog:

Suka Foto Makanan? Psikolog Ungkap 5 Karakter para FoodiesOrang yang suka memotret makanan disebut psikolog ingin memiliki kendali. Foto: Getty Images/Wirestock

1. Keinginan Mengendalikan

Merujuk pada penelitian yang dipublikasi dalam Personality and Social Psychology Review, keinginan memotret berhubungan erat dengan mengabadikan momen.

Memotret diibaratkan dengan membekukan suatu kenangan. Hal seperti ini dilihat oleh ahli psikologi sebagai keinginan untuk mengendalikan bagi foodies yang senang melakukannya.

Perilaku seperti ini disebut sebagai micro-ritual bagi seseorang yang merasa tetap ingin memiliki kendali di tengah hiruk pikuk dunia. Konon cara ini juga berdampak menurunkan stres bagi sebagian besar orang.

2. Mengenali Diri Sendiri

Sekilas, memotret makanan sebelum disantap hanya sekadar rutinitas yang dilakukan seseorang. Ternyata psikolog punya pandangan yang lebih dalam terhadap fenomena tersebut.

Merekam momen melalui memotret makanan menjadi cara yang bisa dilakukan untuk melacak emosi. Pernyataan ini sejalan dengan beberapa orang yang kerap membagikan comfort food mereka ketika sedang stres atau sedih.

Dr. Susan Shitbourne, professor psikologi dari University of Massachusettes, mengungkapkan bahwa foto sering digunakan untuk mengenali diri sendiri. Foto dapat menjadi penanda dan pengingat terhadap emosi yang dirasakan saat mengambilnya.

Foto yang tidak diunggah pada media sosial sekalipun, dan hanya disimpan, termasuk sebagai arsip berharga untuk mengenali diri sendiri. Melalui foto makanan foodies dapat mengingat kapan, di mana, dan bagaimana perasaannya ketika menikmati hidangan tersebut.

Arti kebiasaan memotret makanan lainnya berlanjut pada halaman berikutnya.

Artikel ini merupakan Rangkuman Ulang Dari Berita : https://food.detik.com/info-kuliner/d-7989074/suka-foto-makanan-psikolog-ungkap-5-karakter-para-foodies

redaksiriau
Redaksi Riau Merupakan Jurnalis Part Time Dari Koran Riau yang bekerja di beberapa media skala nasional di indonesia
https://www.koranriau.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *